Jumat, 12 Januari 2018

sepengal kisah

CRITA KU


Sepengal kisah tentang masa yang tlah lalu 
dima waktu kini tlah menghapus sema yang tlah terlewati
tentang aku yang begitu cinta pada sosok wanita yang bukan tuhan beri untukku 
perjuangan ku atas harap yang ku taruh begitu indah denganya,, masa depan yang tergambar jelas dalam hayal dan mimpi yang tlah sirna begitu lama,,

waktu sore itu 5:30  tiga tahun silam  saat aku langkahkan kaki pergi tinggalkan kampung halaman 
mecari rejeki di padatnya ibu kota bersama harapan dan cita" agar nanti aku pulang bisa mepersuntingnya, menjadiakn ibu dari anak" ku kelak,, berbekal ijazah  SMK berharap dapat pekerjaan dengan mudah 
tapi apa mau di kata ibu kota tak
 semudah yang di bayangkan, 
begitu ketatnya persaingan ,begitu susahnya lapangan pekerjaan 
hingga pada ahirnya nasib membawaku jadi tukang  kuli bangunan ,,
sudah  lah mau apa lagi mungkin ini jalanku..tapi dia wanita itu tak mempermasalahkan 
pekerjaan ku ,,
dan kami pun tetap pada cita" dan ingin kami
walau lewat telfon dan sms  kami terus berkomunikasi,, 
critakan tentang kita tentang rasa dan cinta kita berdua
tak terasa waktu begitu cepat berganti,,
di mana saat petaka itu terjadi 
saat dia memilih untuk pergi 
tinggalkan semua asa dan mimpi masa depan kita 
saat dia katakan orang tuanya tak merestui hubungan kita 
dan aku hanya bisa diam tak  mampu berkata 
terasa berat untuk trima kenyataan tp itu lah nyatanya 
meski begitu cintanya aku semua itu harus aku trima ,,
semangatku hilang bersama dengan pekerjaan ku yang ikut hilang 
 aku pun pulang dengan harapan yang sirna dan mimpi yang musnah 
sesampainya di kampung halaman setiap hariku pun terus bertemu denganya walau saling bisu 
hingga pada ahirnya ada laki" yang mempersuntingnya 
dan saat itu aku rasakan hancurnya hati ,,, 
ahirnya aku pun pergi tingalkan kampung halaman kembali lagi mengadu nasib di ibu kota 
bersama harapan baru dan cita" baru
luka yang ku bawa berharap sirna bersama waktu yang terus berjalan ,, 
hingga pada ahirnya aku pulang mempersunting teman lama saat kita masih duduk di bangku SMP 
dan kini pun aku telah temuakan bahagiaku bersama istri dan jagoanku yang baru usia 4 bln 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar